Artikel

Konferensi Ilmiah Mahasiswa #Audit Ujung Jari: Menggali Kemampuan Auditor di Tengah Revolusi Teknologi#

10-10-2025

Program Studi Akuntansi Universitas Sanata Dharma melalui Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaks) kembali menggelar Konferensi Ilmiah Mahasiswa Bisnis dan Akuntansi Profesional dengan tema  “Audit Di Ujung Jari: Menelusuri Transformasi Digital Menuju Audit Berbasis Teknologi” dengan melibatkan tim-tim mahasiswa dari berbagai universitas ternama diantaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Hasanuddin, serta Universitas Sanata Dharma sendiri selaku tuan rumah. Acara ini menjadi wadah penting bagi para akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk menggali serta berdiskusi mendalam mengenai perubahan signifikan dalam dunia audit yang kini semakin didominasi oleh teknologi digital. Seminar ini dipandu oleh Bapak Nicko Kornelius Putra S.E., M.Sc. selaku moderator dan menghadirkan Bapak Dr. Julianto Agung Saputro, S.E., S.Kom., M.Si., Ak., CA., CRP. selaku narasumber.
 
          KIMBAP diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 9 dan 10 Oktober. Pada hari pertama, lima tim dari berbagai universitas yang lolos seleksi diantaranya Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Gajah Mada, dan Universitas Sanata Dharma mengikuti lomba presentasi paper, dimana setiap tim memaparkan materi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan seminar KIMBAP yang menghadirkan Dr. Julianto Agung Saputro, S.E., S.Kom., M.Si., Ak., CA., CRP. sebagai narasumber. Dalam penyampaian materi, beliau membahas tentang perubahan auditor di era digital. Membahas teknologi seperti data analytics, process automation, dan artificial intelligence sebagai kemampuan penting yang harus dimiliki seorang auditor. Pak Agung  menegaskan “audit itu enter sekali, yang bekerja itu hanyalah mesin, di mesinnya saja diajarin, proses auditnya diajarin, siapa yang mengajari? Jadi kita sebagai manusia itu jangan kalah sama mesin, jangan hanya tunjuk-tunjuk mesinnya saja, saya harus punya peran, saya tidak boleh diinjak-injak oleh mesin. Supaya punya peran, punya knowledge. Kita bisa mengalahkan mesin, karena mesin tidak punya perasaan.” Setelah seluruh rangkaian acara selesai, diumumkan para pemenang lomba paper. Tim UNSTOPPABLE dari Universitas Jenderal Soedirman berhasil meraih juara pertama, disusul oleh tim KIMBUB dari Universitas Gadjah Mada di posisi kedua, dan tim SATSETGACOR dari Universitas Kristen Satya Wacana di posisi ketiga.
 
KIMBAP memberikan gambaran nyata tentang perubahan besar yang terjadi dalam dunia audit di era digital. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik melalui presentasi paper, tetapi juga memperoleh wawasan baru dari seminar yang membahas peran teknologi dalam perkembangan profesi auditor. Acara ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, berpikir kritis, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan profesi auditor di masa depan.

 kembali
Arsip